

Demokrasi dan hak asasi manusia bukan sekadar konsep dalam kehidupan bernegara, melainkan nilai yang harus dipahami, dihayati, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perkembangan teknologi digital, derasnya arus informasi, serta perubahan sosial yang semakin dinamis, masyarakat dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kesadaran moral, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan demokrasi modern. Buku Pendidikan Demokrasi dan HAM: Membangun Warga Negara Kritis dan Berkeadaban hadir sebagai referensi yang membahas hubungan antara pendidikan demokrasi, hak asasi manusia, literasi digital, dan pembentukan karakter warga negara yang berkeadaban. Buku ini mengulas berbagai tema penting, mulai dari fondasi filosofis demokrasi dan HAM, literasi informasi, keberanian sipil, transformasi kurikulum, partisipasi digital, pendidikan politik generasi muda, hingga isu inklusi sosial dan keadilan bagi kelompok rentan. Disusun dengan pendekatan yang sistematis dan kontekstual, buku ini tidak hanya menyajikan pembahasan teoritis, tetapi juga menghubungkan berbagai fenomena sosial yang berkembang di era digital. Pembaca diajak memahami pentingnya membangun budaya demokrasi yang sehat, menghargai keberagaman, menjaga etika dalam ruang publik, serta memperkuat kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan bahan pengayaan wawasan bagi mahasiswa, pendidik, praktisi pendidikan, serta masyarakat umum yang ingin memahami pentingnya pendidikan demokrasi dan HAM dalam membangun kehidupan sosial yang adil, inklusif, dan berkeadaban.
Buku
Rp 73.000
Penulis
Muhlis, S.Pd., M.Pd., dkk
Penerbit
CV Intelegensiana
Terbit
Juni 2026